Dinas Pertanian Cirebon Klaim Baru Mengetahui Lahan Sawit 6,5 Hektare di Cigobang, Kok Bisa?

0
87

JAKARTA, 5 Januari 2025 – Isu tentang sawit tengah banyak memunculkan kontroversi di tengah masyarakat. Apalagi, Presiden Prabowo Subianto secara terang-terangan akan memperluas lahan tanaman tersebut demi mencapai swasembada energi dan pangan.

Di sisi lain, ambisi presiden dikhawatirkan bakal memunculkan deforestasi dan konflik agraria. Di tengah perdebatan yang meluas melalui berbagai saluran, kebun sawit seluas 6,5 hektare tiba-tiba mengundang perhatian publik.

Kebun sawit tersebut berada di Desa Cigobang, Kecamatan Pasaleman, Kabupaten Cirebon. Lokasinya masuk kawasan hutan sekaligus penyangga air atau hutan lindung. Pihak Dinas Pertanian Kabupaten Cirebon mengaku terkejut dengan temuan ini.

Durahman, Kepala Bidang Hortikultura dan Perkebunan Dinas Pertanian Kabupaten Cirebon menyatakan belum mengetahui secara pasti kronologi penanaman sawit di daerah tersebut.

“Kami juga kaget karena tiba-tiba ada penanaman kelapa sawit di lahan seluas 6,5 hektare di Desa Cigobang,” katanya, Jumat, 2 Januari 2026.

Durahman kaget karena sawit bukan merupakan komoditas unggulan di Kabupaten Cirebon. Selama ini, di sana pengembangan perkebunan ditujukan untuk memproduksi komoditas yang sesuai dengan kondisi agroekologi dan daya dukung lingkungan daerah.

Durahman melanjutkan bahwa pihaknya juga baru menerima Surat Edaran(SE) Gubernur Jawa Barat yang mengatur keberadaan tanaman sawit.

Di dalam SE itu terdapat poin yang mewajibkan penggantian atau alih komoditas secara bertahap dengan tanaman unggulan daerah yang lebih sesuai dengan kondisi ekologis setempat.

Surat itu meminta agar pemerintah kabupaten dan kota melakukan inventarisasi dan pemetaan seluruh area kelapa sawit di daerah masing-masing. Pemerintah juga diminta memberikan pembinaan dan pendampingan kepada petani maupun pelaku usaha perkebunan.

SE tersebut juga tegas melarang adanya aktivitas lanjutan di lahan sawit itu. Hal ini beriringan dengan komitmen Pemerintah Jawa Barat dalam menegakkan aturan serta menjaga fungsi ekologis wilayah setempat.

“Pekan depan kami akan melakukan inventarisasi ulang terkait tanaman sawit di Desa Cigobang,” ucap Durahman.

(Nofika)

Leave a reply